Minggu, 02 Desember 2012

Belajar Web Online


BELAJAR WEB ONLINE


BAHASA HTML
(Hypertext Markup Language)
HTML Merupakan suatu script dimana kita bisa menampilkan informasi dan daya kreasi kiata lewat Internet.HTML memiliki perbedaan dengan dokumen teks biasa.misalnya:perbedaan yang paling men-colok adalah pada dokumen word,banyaknya karakter akan terbatasi oleh besarnya kertas.Sedangkan HTML tak memiliki batasan teks.
HTML adalah Bahasa pemrograman yang fleksibel di mana kita bisa meletakkan skrip dari bahasa pemrograman lain seperti JAVA,Visual Basic,C dan lain-lain.jika HTML tersebut tidak dapat mendukung suatu perintah pemrograman tertentu.Browser tidak akan menampilkan kotak dialog”Syntax Error” jika terdapat penulisan kode yang keliru pada skrip HTML sepanjang kode-kode yang kita tuliskan merupakan kode-kode HTML tanpa penambahan kode-kode dari luar seperti  java. Oleh karena itu,jika terjadi syntax error pada skrip HTML ,efek yang paling jelas adalah HTML tersebut tak akan ditampilkan pada halaman jendela Browser.
1.       Sejarah HTML
Konsep hypertext bagi kebanyakan orang merupakan sesuatu yang baru.ide pembuatan  Hypertext itu  sendiri muncul tatkala kita akan memberikan suatu penjelasan khusus terhadap dokumen lainnya lewat suatu link.HTML memiliki arti bahwa dalam suatu dokumen teks terdapat dua bagian yang khusus,yaitu bagian teks itu sendiri dan bagian elemen-elemen yang menjelaskan teks-teks itu.Konsep HTML diciptakan pertama kali oleh IBM pada tahun 1980 pada saat tercetus ide untuk meletakkan elemen-elemen yang menandai bagian suatu dokumen seperti judul,alamat,dan isi dokumen.Lalu ,pada akhirnya elemen-elemen itu menjadi suatu program untuk melakukan pemformatan dokumen secara otomatis.Bahasa pemrograman untuk melakukan tugas tersebut disebut markup Language,atau lebih lengkapnya IBM menamai program tersebut Generalized Markup Language(GML)
a.       SGML KE HTML
HTML dulu merupakan salah satu bagian dari SGML ini.Seorang peneliti yang bernama Tim Berners-Lee dari CERN-yang kini menjadi direktur W3C mengemukakan suatu ide tentang pembuatan suatu skrip bahasa pemrograman dan dokumen yang bisa diakses oleh seluruh komputer tanpa melihat jenis platform-nya apakah windows,UNIX,Linux,dan sebagainya.Semenjak itu HTML justru lebih populer daripada SGML
2.       Perkembangan  HTML
Hingga kini HTML telah mencapai versi 3.02 yang telah kita pakai sekarang ini
                                I.            HTML VERSI 1.0
HTML Versi 1.0 merupakan HTML Pionir yang di dalamnya  masih terdapat banyak sekali kelemahan sehingga wajar jika tampilanyang di hasilkan sangat sederhana.Kemampuan yang dimiliki versi 1.0 ini antara lain heading,paragraf,hyper-
Text,list,serta cetak tebal dan miring pada teks.Versi ini juga mendukung peletakan image pada dokumennya tanpa memperbolehkan meletakkan text di sekelilingnya.
                              II.            HTML VERSI 2.0
Pada versi ini,penambahan kualitas HTML terletak pada kemampuan untuik menampilkan suatu form pada dokumen.Dengan adanya form ini ,maka kita dapat memasukkan nama,alamat,serta saran dan kritikan.HTML Versi 2.0 ini merupakan pionir dari adanya Homepage interaktif.
                            III.            HTML VERSI 3.0
Versi HTML 3.0 menambahkan beberapa fasilitas baru seperti  FIGURE yang merupakan perkembangan dari IMAGE untuk meletakkan gambar dan tabel.selain itu,HTML ini mendukung adanya rumus-rumus matematika dalam dokumennya.
                            IV.            HTML VERSI 3.2
HTML Versi 3.2 merupakan HTML yang sering kita gunakan saat ini.Di dalamnya terdapat suatu teknologi untuk meletakkan teks di sekeliling gambar,gambar sebagai latar belakang,tabel,frame stylesheet,dan lain-lain.Selain itu pada HTML Versi ini,kita bisa menggunakan script di luar HTML untuk mendukung kinerja HTML kita tersebut seperti JAVASCRIPT,VBSCRIPT,dan lain-lain
                              V.            HTML VERSI 4.0
HTML Versi 4.0 ini merupakan HTML Versi terakhir pada saat buku ini dibuat.HTML ini memuat banyak sekali perubahan dan revisi dari pendahulunya .Perubahan ini hampir terjadi di segala perintah-perintah HTML seperti table,image,link,text,meta,imagemaps,form,dan lain-lain.Selain Itu versi ini menambahkan beberapa perintah seperti ABBR,ACRONYM,BDO,BUTTON,FIELDSET,INS,LABEL,LEGEND,OBJECT,OPTGROUP,PARAM,TBODY,TFOOT,THEAD,dan Q.
3.       Mendesain HTML
Mendesain HTML berarti melakukan suatu tindakan pemrograman.itu berarti jika anda desainer Homepage,maka anda adalah seorang programmer.Mendesain Homepage tidaklah hanya sebatas menuliskan perintah-perintah tertentu agar HTML kita dapat di akses di Browser.Mendesain Homepage adalah suatu seni tersendiri.Homepage-yang merupakan implementasi dari HTML-merupakan refleksi dari orang yang membuatnya.Untuk itu kita perlu mendesainnya denagn baik agar para netter merasa tertarik dan betah untuk mengunjunginya(bahkan kalau bisa memboookmark-nya).Mendesain HTML dapat dilakukan dengan dua cara,yaitu dengan menggunakan HTML Editor,seperti Netcape Navigator Gold,microsoftword,dan lain-lain,atau menuliskan script sendiri.Ada kelebihan dan kekurangan dari dua caradiatas.Kelebihan cara pertama,proses desain homepage dapat langsung di lihat dan energi kita tidak banyak di keluarkan.Namun kelemahanny6a dengan HTML Editor ,kita tidak bisa mensisipi suatu perintah tertentu seperti frame,form,dan lain-lain.Sedangkan dengan perintah script sendiri,energikita cukup banyak terkuras,dan hasilnya tak langsung dapat di lihat.script tersebut harus di buka oleh web Browser.Namun kelebihannya kita bebas menyisipi suatu perintah-bahkan perintah yang bukan merupakan default HTML,seperti JAVASCRIPT.
Beberapa web Browser ,Seperti Netscape Navigator,memiliki suatu fasilitas untuk mendesain Homepage lewat HTML Editornya.Cara mendesain seperti ini akan terasa lebih menyenangkan di mana kita tidak perlu menghafal kode-kode perintah dan untuk HTML Editor yang mendukung kemampuan WYSIWYG.hasil desain homepagenya dapat langsung kita lihat.HTML Editor ini bisa dimanfaatkan bagi mereka yang masih awam terhadap bahasa pemrograman HTML ini.caranya,setelah mendesain suatu Homepage tertentu.htm tersebut kita buka lewat text-editor,seperti Notepad for windows.
4.       Bagian-Bagian pada HTML
HTML terdiri dari beberapa bagian fungsinya sebagai tanda suatu kelompk perintah tertentu,misalnya perintah form,frame.
1)      Elemen dan Tag
Elemen pada HTML dapat didefinisikan sebagai suatu kode tertentu yang akan menyediakan tempat untuk meletakkan beberapa kode di dalamnya.Berbeda dengan Tag yang menangani satu kode saja.Untuk lebih jelasnya perhatikan skema elemen di bawah ini.
<HTML>
.......elemen Pembuka..........
<HEAD>
.......di sini dapat anda masukkan kode-kode untuk untuk menuliskan keterangan tentang dokumen anda........
</HEAD>
<BODY>
.....DISINI DAPAT ANDA MASUKKAN KODE-KODE UNTUK ME-LAYOUT TAMPILAN Homepage anda..........
</BODY>
</HTML>
......ELEMEN PENUTUP.............
2)      Referensi Perintah –perintah HTML

Referensi Tag-tag HTML
Tag
PENJELASAN
NN
IE
DTD
<!--...-->
Memberi komentar
3.0
3.0

<!DOCTYPE> 
Difinisi dokumen



<a>
Membuat link
3.0
3.0

<abbr>
abbr
6.2


<acronym>
akronim
6.2
4.0

<address>
Menuliskan Alamat
4.0
4.0

<applet>
Menuliskan applet
2.0
3.0

<area>
Menjadi area
3.0
3.0

<b>
Menebalkan huruf
3.0
3.0

<base>
Link ke suatu dokumen
3.0
3.0

<basefont>
Default ukuran,warna ,jenis font
3.0
3.0
TF
<bdo>
bdo
6.2
5.0
STF
<big>
Membesarkan teks
3.0
3.0
STF
<blockquote>
Menuliskan teks khusus
3.0
3.0
STF
<body>
Menyatakan isi suatu dokumen
3.0
3.0
STF
<br>
Menuliskan baris baru
3.0
3.0
STF
<button>
Memberikan tombol
6.2
4.0
STF
<caption>
Menuliskan judul pada tabel
3.0
3.0
STF
<center>
Menegahkan teks
3.0
3.0
TF
<cite>
Referensi teks ke sumber yang lain
3.0
3.0
STF
<code>
Menuliskan suatu teks sebagai kode program
3.0
3.0
STF
<col>
Membuat kolom

3.0
STF
<colgroup>
colgoup

3.0
STF
<dd>
dd
3.0
3.0
STF
<del>
Menghapus teks
6.2
4.0
STF
<dir>
Menampilkan daftar list
3.0
3.0
TF
<div>
Mensetting suatu kelompok teks menjadi perataan teks
3.0
3.0
STF
<dfn>
mendefinisi

3.0
STF
<dl>
Menampilkan list
3.0
3.0
STF
<dt>
dt
3.0
3.0
STF
<em>
em
3.0
3.0
STF
<fieldset>
Menampilkan fieldset
6.2
4.0
STF
<font>
Mengatur font,ukuran,warna
3.0
3.0
TF
<form>
Membuat form
3.0
3.0
STF
<frame>
Membuat frame
3.0
3.0
F
<frameset>
Mensetting file-file sebagai  frame
3.0
3.0
F
<h1> to <h6>
header
3.0
3.0
STF
<head>
Membuat header
3.0
3.0
STF
<hr>
Membuat suatu garis
3.0
3.0
STF
<html>
Dokumen html
3.0
3.0
STF
<i>
Membuat suatu teks miring
3.0
3.0
STF
<iframe>
Membuat i-frame
6.0
4.0
TF
<img>
Menampilkan gambar
3.0
3.0
STF
<input>
Memasukkan data
3.0
3.0
STF
<ins>
Memasukkan teks
6.2
4.0
STF
<isindex>
isindex
3.0
3.0
TF
<kbd>
Memasukkan teks pada keyboard
3.0
3.0
STF
<label>
Membuat label
6.2
4.0
STF
<legend>
legend
6.2
4.0
STF
<li>
li
3.0
3.0
STF
<link>
Membuat link
4.0
3.0
STF
<map>
Link ke map
3.0
3.0
STF



Color Name
Color HEX
Color


Aqua 







Blue 











Cyan 































Gold 


Gray 

Grey 




























Lime 



















Navy 













Peru 

Pink 

Plum 



Red 














Snow 



Tan 

Teal 
































































































































































sekilas informasi SAMSUNG KINI AKAN LUNCURKAN SMARTPHONE Galaxy Axiom

Jika sebelumnya banyak kabar belum pasti yang membicarakan Galaxy S4 sebagai andalan Samsung, tapi kini,keluarga besar Samsung Galaxy telah bertambah dengan kehadiran anggota terbaru yakni Galaxy Axiom.
Rabu (28/11) kemarin Samsung resmi meluncurkan samrtphone terbaru mereka yang diberi nama Galaxy Axiom untuk pasar Amerika Serikat. Kabarnya smartphone ini memiliki spesifikasi yang hampir sama dengan Samsung Galaxy S3 Mini.
Dilansir Engadget, Galaxy Axiom menggunakan layar WVGA berukuran 4 inci. Samsung melengkapi produk baru ini dengan prosesor dual-core 1.2 GHz Qualcomm Snapdragon dan internal memori sebesar 4GB yang masih dapat diperbesar dengan MicroSD sampai dengan 32GB.
Pada bagian belakangnya terdapat kamera dengan resolusi sebesar lima megapiksel dan kamera bagian depannya beresolusi 1,3 megapiksel. Smartphone ini berjalan dengan sistem operasi Android 4.0 Ice Cream Sandwich (ICS).
Selain itu, Galaxy Axiom juga dilengkapi berbagai fitur menarik seperti NFC, S Beam, S Voice, DNLA, Wi-Fi, Wireless Emergency Alerts (CMAS), Hearing Aid Compatibility - M4 dan Google Wallet. Di AS, Galaxy Axiom sudah tersedia di US Cellular dengan bandrol harga US$79 dengan syarat kontrak dua tahun atau US$399 tanpa kontrak.
http://www.dreamersradio.com/article/4319/samsung-luncurkan-smartphone-galaxy-axiom

Bos Yahoo: BlackBerry Bukan Smartphone

Keberadaan RIM dengan produk BlackBerry-nya semakin goyang. Apalagi beberapa perusahaan dan lembaga pemerintah AS telah memutuskan tidak akan menggunakan BlackBerry lagi. Bahkan Raksasa yahoo pun menganggap kalau BlackBerry bukanlah smartphone.
Salah satu perusahaan IT terbesar yang sudah terang-terangan menyatakan hal tersebut adalah Yahoo. Pernyataan pindah dari BlackBerry ini diprakarsai langsung oleh sang CEO, Marissa Mayer, pada September lalu.
Tekad bulat untuk beralih ke smartphone lain kembali diutarakan oleh orang nomor satu Yahoo berparas cantik ini. Dalam wawancara dengan Fortune, Selasa (27/11), Mayer berulang kali menyebutkan, dia menginginkan karyawannya untuk beralih dari BlackBerry ke smartphone.
Pernyataan ini bisa diartikan, mantan petinggi Google ini tidak lagi menganggap BlackBerry sebagai sebuah ponsel pintar atau smartphone. Pada kesempatan yang sama, Mayer juga sempat menyebutkan beberapa sistem operasi perangkat mobile yang populer saat ini, yaitu Android, iOS, dan Windows 8. Namun, entah disengaja atau tidak, dia lupa menyebut satu nama, yaitu BlackBerry
.












http://www.dreamersradio.com/article/4322/bos-yahoo-blackberry-bukan-smartphone

Keamanan Komputer

Keamanan Komputer
Mengapa Kemanan Komputer dibutuhkan ???
l  “information-based society”
l  Security Hole
Kejahatan Komputer meningkat karena :
l  Aplikasi bisnis berbasis TI dan jaringan komputer meningkat
l  Desentralisasi server.
l  Transisi dari single vendor ke multi vendor.
l  Meningkatnya kemampuan pemakai (user).
l  Kesulitan penegak hukum dan belum adanya ketentuan yang pasti.
l  Semakin kompleksnya system yang digunakan, semakin besarnya source code program yang digunakan.
l  Berhubungan dengan internet.
Klasifikasi Kejahatan Komputer
l  Keamanan yang bersifat fisik
l  Wiretapping
l  Denial of service
l  Syn Flood Attack
l  Keamanan yang berhubungan dengan orang (personel)
l  Identifikasi user
l  Profil resiko dari orang yang mempunyai akses
l  Keamanan dari data dan media serta teknik komunikasi
l  Keamanan dalam operasi
Karakteristik Penyusup
l  The Curious (Si Ingin Tahu) - tipe penyusup ini pada dasarnya tertarik menemukan jenis sistem dan data yang anda miliki.
l  The Malicious (Si Perusak) - tipe penyusup ini berusaha untuk merusak sistem anda, atau merubah web page anda, atau sebaliknya membuat waktu dan uang anda kembali pulih.
l  The High-Profile Intruder (Si Profil Tinggi) - tipe penyusup ini berusaha menggunakan sistem anda untuk memperoleh popularitas dan ketenaran. Dia mungkin menggunakan sistem profil tinggi anda untuk mengiklankan kemampuannya.
l  The Competition (Si Pesaing) - tipe penyusup ini tertarik pada data yang anda miliki dalam sistem anda. Ia mungkin seseorang yang beranggapan bahwa anda memiliki sesuatu yang dapat menguntungkannya secara keuangan atau sebaliknya.
Istilah bagi penyusup
l  Mundane ; tahu mengenai hacking tapi tidak mengetahui metode dan prosesnya.
l  lamer (script kiddies) ; mencoba script2 yang pernah di buat oleh aktivis hacking, tapi tidak paham bagaimana cara membuatnya.
l  wannabe ; paham sedikit metode hacking, dan sudah mulai berhasil menerobos sehingga berfalsafah ; HACK IS MY RELIGION.
l  larva (newbie) ; hacker pemula, teknik hacking mulai dikuasai dengan baik, sering bereksperimen.
l  hacker ; aktivitas hacking sebagai profesi.
l  wizard ; hacker yang membuat komunitas pembelajaran di antara mereka.
l  guru ; master of the master hacker, lebih mengarah ke penciptaan tools-tools yang powerfull yang salah satunya dapat menunjang aktivitas hacking, namun lebih jadi tools pemrograman system yang umum.
Aspek Keamanan Komputer
  Privacy / Confidentiality
l  Defenisi : menjaga informasi dari orang yang tidak berhak mengakses.
l  Privacy  : lebih kearah data-data yang sifatnya privat , Contoh : e-mail seorang pemakai (user) tidak boleh dibaca oleh administrator.
l  Confidentiality  : berhubungan dengan data yang diberikan ke pihak lain untuk keperluan tertentu dan hanya diperbolehkan untuk keperluan tertentu tersebut.
l  Contoh  : data-data yang sifatnya pribadi (seperti nama, tempat tanggal lahir, social security number, agama, status perkawinan, penyakit yang pernah diderita, nomor kartu kredit, dan sebagainya) harus dapat diproteksi dalam penggunaan dan penyebarannya.
l  Bentuk Serangan : usaha penyadapan (dengan program sniffer).
l  Usaha-usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan privacy dan confidentiality adalah dengan menggunakan teknologi kriptografi.
Aspek Keamanan Komputer
l  Integrity
l  Defenisi : informasi tidak boleh diubah tanpa seijin pemilik informasi.
l  Contoh : e-mail di intercept di tengah jalan, diubah isinya, kemudian diteruskan ke alamat yang dituju.
l  Bentuk serangan : Adanya virus, trojan horse, atau pemakai lain yang mengubah informasi tanpa ijin, “man in the middle attack” dimana seseorang menempatkan diri di tengah pembicaraan dan menyamar sebagai orang lain.
Aspek Keamanan Komputer
 Authentication
l  Defenisi : metoda untuk menyatakan bahwa informasi betul-betul asli, atau orang yang mengakses atau memberikan informasi adalah betul-betul orang yang dimaksud.
l  Dukungan :
l  Adanya Tools membuktikan keaslian dokumen, dapat dilakukan dengan teknologi watermarking(untuk menjaga “intellectual property”, yaitu dengan menandai dokumen atau hasil karya dengan “tanda tangan” pembuat ) dan digital signature.
l  Access control, yaitu berkaitan dengan pembatasan orang yang dapat mengakses informasi. User harus menggunakan password, biometric (ciri-ciri khas orang), dan sejenisnya.
Aspek Keamanan Komputer
  Availability
l  Defenisi : berhubungan dengan ketersediaan informasi ketika dibutuhkan.
l  Contoh hambatan :
l  “denial of service attack” (DoS attack), dimana server dikirimi permintaan (biasanya palsu) yang bertubi-tubi atau permintaan yang diluar perkiraan sehingga tidak dapat melayani permintaan lain atau bahkan sampai down, hang, crash.
l  mailbomb, dimana seorang pemakai dikirimi e-mail bertubi-tubi (katakan ribuan e-mail) dengan ukuran yang besar sehingga sang pemakai tidak dapat membuka e-mailnya atau kesulitan mengakses e-mailnya.
Aspek Keamanan Komputer
 Access Control
l  Defenisi :  cara pengaturan akses kepada informasi.  berhubungan dengan masalah
l  authentication dan juga privacy
l  Metode : menggunakan kombinasi userid/password atau dengan
l  menggunakan mekanisme lain.
  Non-repudiation
Security Attack Models
 Interruption: Perangkat sistem menjadi rusak atau tidak tersedia. Serangan ditujukan kepada ketersediaan (availability) dari sistem. Contoh serangan adalah “denial of service attack”.
  Interception: Pihak yang tidak berwenang berhasil mengakses asset atau informasi. Contoh dari serangan ini adalah penyadapan (wiretapping).
 Modification: Pihak yang tidak berwenang tidak saja berhasil mengakses, akan tetapi dapat juga mengubah (tamper) aset. Contoh dari serangan ini antara lain adalah mengubah isi dari web site dengan pesan-pesan yang merugikan pemilik web site.
 Fabrication: Pihak yang tidak berwenang menyisipkan objek palsu ke dalam sistem. Contoh dari serangan jenis ini adalah memasukkan pesan-pesan palsu seperti e-mail palsu ke dalam jaringan komputer.
SECURITY BREACH ACCIDENT
1996U.S. Federal Computer Incident Response Capability (FedCIRC) melaporkan bahwa lebih dari 2500 “insiden” di system komputer atau jaringan komputer yang disebabkan oleh gagalnya sistem keamanan atau adanya usaha untuk membobol sistem keamanan

Sabtu, 01 Desember 2012

Manajemen Proyek Sistem Informasi


FASE DEFINISI
Memahami Masalah User

2.1. PENDAHULUAN

Tujuan dari fase definisi adalah untuk memahami dengan baik
masalah-masalah yang dihadapi oleh user dalam memperkirakan
biaya dan waktu penyelesaian proyek.
Ada 3 aktifitas utama yang harus dilakukan dalam Fase Definisi :

􀂃 Pertama
Anda harus memahami dengan baik masalah-masalah yang
dihadapi oleh user dan apa saja yang dibutuhkan untuk
menyelesaikan masalah tersebut (KEBUTUHAN).

􀂃 Kedua
Anda harus memutuskan proyek akan dilaksanakan atau tidak.
Jika keputusannnya adalah melaksanakan proyek tersebut, Anda
harus dapat menganalisis semua risiko-risiko yang mungkin terjadi
yang dapat menggagalkan proyek tersebut. Analisis ini sangat
membantu dalam penulisan PROPOSAL yang berisi rincian
menganai proyek apa yang akan ditawarkan, kapan, dan berapa
biayanya (termasuk biaya untuk risiko-risiko yang mungkin terjadi).
Tulislah beberapa dokumen dan temukan beberapa kejadian
penting pada akhir fase ini.
Pertama, menulis Requirement Document (RD), yaitu dokumen
yang berisi rincian kebutuhan user. Dokumen RD harus jelas dan
lengkap, sehingga Tim Proyek (Project Tem (PT)) dapat
memahami seluruh masalah-masalah yang dihadapi oleh user dan
dapat memperkirakan biaya penyelesaian proyek tersebut..
Kejadian penting pertama yang akan Anda hadapi berupa
persetujuan atau penandatanganan dokumen RD oleh User dan
Tim Proyek.

Selanjutnya, menulis Pendahuluan Perencanaan Proyek
(Preliminary Project Plan (PPP)). PPP merupakan langkah
pertama dalam merencanakan langkah-langkah berikutnya yang
harus diambil untuk mengembangkan produk dan sumber-sumber
apa saja yang dibutuhkan untuk setiap langkahnya. Rencana
tersebut menggambarkan berapa lama sumber-sumber tersebut
akan diperlukan dan berapa banyak biaya yang akan dikeluarkan.
􀂃 Ketiga
Anda harus memberikan perkiraan-perkiraan ini kepada user
dalam bentuk PROPOSAL.
Seberapa jauh perkiraan-perkiraan tersebut dapat dipertanggung
jawabkan ? Ada dua alasan dalam hal ini. 
Pertama, kita tidak
begitu ahli dalam memperkirakan sesuatu. Kedua, perkiraanperkiraan
tersebut dibuat pada saat masih dalam tahap
pendefinisian masalah, dimana pada saat itu baru sebagian kecil
informasi yang kita peroleh dari masalah yang sedemikian luas.
Jika anda tidak yakin dengan kebutuhan-kebutuhan yang telah
digambarkan secara akurat dalam dokumen RD, disarankan untuk
membagi proyek tersebut menjadi 2 tahap : Fase Analisis sebagai
proyek pertama diikuti dengan fase sebelumnya sebagai proyek
kedua.
Pada saat pendefinisian, proposal anda hanya akan menjadi
analisis saja, dan ini disebut PROPOSAL ANALISIS. Setelah
analisis akan ada PROPOSAL PENGEMBANGAN (Lihat bab 3).
Kedua hal ini disebut dengan dua fase proposal. Kejadian penting
yang terdapat disini adalah pembelian proposal oleh user.

2.2. DOKUMEN KEBUTUHAN (REQUIREMENT DOCUMENT / RD)
RD menyatakan masalah-masalah yang dihadapi user dan solusi
umum yang dibutuhkan. Bahasanya berorientasi pada bahasa yang
digunakan oleh user sehari-hari, dan jauh dari bahasa komputer.
Kadangkala dokumen RD digunakan sebagai permohonan untuk
sebuah proposal (Request for a proposal (RFP)) ketika user
menawarkan proyeknya kepada kontraktor luar.

Tanya jawab dengan User
Proses tanya jawab dilakukan untuk mendapatkan informasi yang
tepat dari user untuk memperoleh RD yang baik. User akan
memberikan semua informasi yang anda butuhkan dan tidak lebih.
Tim proyek interviewer berkewajiban untuk mempelajari semua bisnis
user, memahami teknologi user, dan mengajukan pertanyaanpertanyaan.
Masalah terbesar berkaitan dengan pemakai akhir (end-user) yang
sesungguhnya petugas pemasukan data atau petugas pengirim
barang yang berada di gudang. Seringkali manajer atau supervisor
mengatakan bahwa pemakai akhir sangat sibuk dan tidak mampu
untuk memberikan informasi yang dapat dipercaya. Terkadang
manajer merasa dilangkahi atau diremehkan jika anda berhubungan
langsung dengan pemakai akhir yang berada di departemen mereka.
Solusi dari masalah ini adalah mendidik para wakil tim proyek
tersebut bagaimana pentingnya komunikasi dengan para pemakai
akhir yang sebenarnya. Jika masukkan yang mereka kemukakan
tidak mendapat tanggapan pada awal pendefinisian, akan sangat
mungkin terjadi perubahan-perubahan di kemudian hari dan hal ini
berarti akan membutuhkan biaya yang cukup mahal untuk
memperbaikinya. Mintalah izin dari manajer yang berwenang pada
saat akan mewawancarai orang-orang mereka.
Siapkan rencana untuk melakukan wawancara. Pelajari tentang
bisnis yang mereka lakukan, dan tulislah pertanyaan-pertanyaan
yang akan diajukan. Berikut ini pertanyaan yang berhubungan
dengan wawancara yang akan dilakukan :
Pertama, cari tahu tentang aliran informasi yang ada dalam
perusahaan tersebut. Mulailah dengan pertanyaan-pertanyaan
seperti : informasi apa saja yang dibutuhkan untuk menjalankan
kegiatan bisnis perusahaan ? Seberapa penting aliran data, baik
antara departemen maupun antar individual ? Tentukan frekuensi,
waktu dan keakuratannya.

Pengelolaan Proyek Sistem Informasi

Kedua, masukkan-masukkan yang diterima diikuti dengan
pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut : Informasi apa saja yang
dibutuhkan untuk menghasilkan masing-masing barang? Informasi
apa yang tersedia, kapan, dimana ? Informasi-informasi baru apa
saja yang harus dikumpulkan ? Ingat tentang 5 W (Who, What,
Where, When, Why). Sediakan waktu untuk pertanyaanpertanyaan
di atas selama membuat.
Hal-hal yang terdapat dalam RD
Berikut ini adalah bagian-bagian dari RD :

1. Pendahuluan. Identifikasi perusahaan (user) dan juga penjual
dimana RD tersebut ditujukan. Tentukan masalah yang perlu
diselesaikan, latar belakang, contoh situasi yang sedang dihadapi,
motivasi-motivasi untuk menanggulanginya, dll. Bagian ini
digunakan untuk memperkenalkan potensi penjual kepada
perusahaan user atau departemen jika diperlukan, jelaskan kultur,
lingkungungan, dan bagaimana jalannya bisnis yang dilakukan.
Berikan pengertian kepada Tim Proyek tentang masalah yang
dihadapi user.
2. Tujuan Proyek. Sebuah pernyataan singkat mengapa kita
mengajukan proposal untuk pengembangan proyek. Batasanbatasan
utama dalam penggunaan waktu dan keuangan dapat
juga disebutkan.
3. Fungsi-fungsi Utama. Pernyataan singkat mengenai bagaimana
sistem berfungsi berdasarkan tujuan proyek yang telah ditetapkan.
4. Keluaran Umum. Penjelasan secara singkat tentang informasi
yang dibutuhkan dari sistem.
5. Informasi Input secara Umum. Input data apa yang diperlukan
untuk menghasilkan output. Ini adalah waktu yang tepat untuk
memastikan bahwa seluruh data yang dibutuhkan dapat tersedia
pada waktu yang tepat pula.
6. Kinerja (Performance). Berapa banyak transaksi yang akan
diproses, berapa banyak data yang akan disimpan, kapan laporan
harus dihasilkan, dsb. Jelaskan waktu rata-rata dan waktu
maksimal proses (dalam hari atau jam).
7. Perkembangan (Growth). Hal ini mungkin sulit untuk diramalkan,
tetapi cobalah untuk menghitung kemajuan bisnis dan
menetapkan berapa tahun lagi sistem masih dapat diharapkan
untuk berfungsi. Kemukakan dalam bentuk persentase atau angka
sebenarnya.
8. Pengoperasian dan Lingkungan. Dimana komputer akan
ditempatkan, dimana terminal-terminal yang interaktif ditempatkan,
dan siapa yang akan menggunakannya.
9. Kompatibilitas, Pengantarmukaan. Jelaskan jika fasilitas antar
komputer dibutuhkan, adakah alat-alat yang harus disatukan, atau
jika pengiriman akses dibutuhkan. Jika sistem hanya dapat
berjalan dengan komputer yang ada, atau harus dapat diprogram
dengan bahasa yang spesifik, semua dokumen dinyatakan di
dalam bagian ini.
10. Reliabilitas, Ketersediaan. Tulis penggambaran waktu
diantara kegagalan-kegagalan (Meantime between Failures /
MTBF), waktu untuk perbaikan (Meantime to Repair / MTTR) dan
persentase tambahan yang diperlukan. Semua manufaktur
menyatakan penggambaran ini untuk hardware mereka.
11. Pengantarmukaan dengan Pemakai. Rincikan pengalamanpengalaman
yang dibutuhkan user dalam menggunakan
komputer, jelaskan bagaimana menangani sistem kapada user
yang baru.
12. Pengaruh Organisasi. Departemen-departemen apa yang
akan sangat berpengaruh dan seberapa jauh cara kerja mereka
harus berubah. Bagaimana sistem yang baru dapat berkomunikasi
dengan sistem manual yang ada.
13. Pemeliharaan dan Dukungan. Jaminan-jaminan yang
dibutuhkan : berapa lama, sampai kapan, bagaimana pengiriman.
Pengelolaan Proyek Sistem Informasi
BAB 2 Halaman 6 dari 8
14. Dokumentasi dan Pelatihan. Rincikan semua dokumendokumen
umum dan / atau pelatihan yang dibutuhkan.
15. Keuntungan (hanya RFP). Jika RD adalah RFP dalam situasi
yang kompetitif, mintalah data dari penjual yang menjelaskan
mengapa dokumen tersebut harus dipilih. Minta data yang relevan
dari penjual yang berpengalaman, komitmen, metodologi proyek,
contoh-contoh proyek yang sukses, dan referensi dimana anda
dapat menghubungi penjual tersebut.
16. Persyaratan dan Kondisi. Menyatakan syarat untuk seleksi,
kapan dan bagaimana akan dilakukan.

2.3. TANGGUNG JAWAB USER

Meskipun user tidak menulis RD, dia bertanggung jawab untuk
menyediakan pewawancara tim proyek yang dapat dipercaya, dan
informasi tepat pada waktunya. User harus dapat mengajukan orang
yang mengetahui tentang semua sistem yang ada dan apa saja yang
dibutuhkan untuk sistem baru.

2.4. KEPUTUSAN MELAKSANAKAN / TIDAK MELAKSANAKAN
PROYEK

Setelah kebutuhan-kebutuhan ditetapkan, langkah berikutnya adalah
memutuskan apakah proyek bernilai untuk dikerjakan atau tidak.
Untuk membantu membuat keputusan itu, suatu studi kelayakan
dilakukan untuk menjawab pertanyaan : “Dapatkah sistem ini
dibangun secara teknik ? Sayangnya, tidak semuanya mungkin
secara teknik, sehingga pertanyaan-pertanyaan untuk dijawab diubah
menjadi, “Dengan biaya berapa sistem dapat dibangun, dan apa
keuntungannya ?

Dalam suatu studi kelayakan kita mempertimbangkan semua
penyelesaian masalah teknis yang mungkin, dan coba untuk
memperkirakan biaya dari masing-masing penyelesaian masalah.
Untuk suatu proyek yang berukuran besar, kita mempertimbangkan
keputusan utama mengenai hardware apa yang digunakan, dan
apakah akan membuat atau membeli software. Untuk proyek
berukuran kecil sampai menengah studi kelayakan yang formal tidak
perlu ditulis. Biasanya cukup dengan mengangkat seseorang untuk
mempelajari penyelesaian masalah yang mungkin dan menilai
keuntungan-keuntungan.
Perkiraan keuntungan ini mungkin saja mudah, tetapi seharusnya
tidak dipergunakan. Manajer proyek tidak hanya harus menjawab
“Apakah proyek ini secara teknik dapat dikerjakan ?” tetapi juga
menjawab pertanyaan yang lebih penting : “Apakah proyek ini
dapat dikerjakan oleh saya sekarang ?”
Manajer proyek harus bertanya pada diri sendiri apakah proyek yang
ada memiliki peluang untuk sukses, atau proyek tersebut akan
mengalami kegagalan disebabkan oleh terbatasnya sumber-sumber,
pengetahuan, atau risiko di luar kekuasaannya. Tidak terkira proyekproyek
telah gagal secara keseluruhan maupun sebagian, karena
orang mengabaikan tanda-tanda penting dan nyata yang menunjukan
kegagalan. Setiap rencana dipengaruhi oleh risiko.
2.5. MANAJEMEN RISIKO

Menurut sejarah, industri pemrosesan data telah membuat reputasi
yang buruk sekali karena meremehkan proyek-proyek yang ada.
Ketika ditanya tentang alasannya, para ahli pemrosesan data
membela diri dengan meberikan pernyataan seperti : “Saya menilai
dengan benar berdasarkan fakta-fakta yang diberikan kepada saya.
Alasan yang menumpuk adalah bahwa :
(Pilih satu atau lebih : Si pemakai mengubah pikirannya …..
tidak pernah memberitahukan saya tentang… dan departemendepartemen
yang lain menjanjikan ….. dan manajemen tingkat
atas mendikte penilaian ….. dengan kata lain, itu bukan
kesalahan saya !)

Solusi standar industri untuk semua masalah-masalah ini adalah :

SOLUSI 1. Selidiki masalah-masalah yang ada
SOLUSI 2. Hukum yang tidak bersalah
SOLUSI 3. Promosikan yang tidak terlibat
SOLUSI 4. Kembali ke solusi 1 dan berputar sampai membosankan

2.6. EMPAT LANGKAH MANAJEMEN RISIKO

Setiap proyek akan tepat waktu dan sesuai anggaran jika tidak ada
yang salah. Penting sekali untuk berkosentrasi pada hal-hal yang
akan menyebabkan salah dan coba untuk menghindari kesalahankesalahan
tersebut. Hal ini disebut Manajemen Risiko.
Manajemen risiko terdiri dari empat langkah :
Langkah 1. Antisipasi risiko
Langkah 2. Singkirkan risiko yang mungkin terjadi
Langkah 3. Kurangi dampak risiko
Langkah 4. Tetap tenang ketika terjadi kesalahan

Kamis, 22 Desember 2011

Cara resume lewat Mediafire karena koneksi terputus

Apakah kalian pernah mengalami Kegalan dalam mendownload lewat mediafire, terutama jika koneksi kalian terputus????
Jika "ya" Silahkan baca lebih lanjut,
Jika "Tidak" Lebih baik jangan diteruskan membacanya.

Sayang disayangkan bukan kalau koneksi kita tiba-tiba terputus, dan tidak meresume lagi, dan harus mendownload dari awal, jangan khawatir kami punya solusinya....

Trik dibawah ini hanya khusus pengguna IDM & trik ini hanya pernah dicoba lewat Mediafire & Enterupload dan belum pernah dicoba tuk filehosting yang lain. Sebelum memberitahu trik ini terlebih dahulu kami mohon maaf atas kurang lebihnya trik ini.


1. Pastikan cookies dan cache dihapus terlebih dahulu, untuk info menghapus cookis dan cache silahkan klik disini.  gambar dibawah ini adalah file yang tidak bisa di-resume lagi.


2. Apabila Terjadi demikian adalah klik kanan lalu pilih properties pada file yang ingin di-resume, lihat gambar dibawah ini.
3. Setelah itu pilih link yang ada pada gambar di bawah ini.

4. Kemudian kalian akan dibawa ke situs tempat kalian medownload filenya.
5. Lalu Klik kanan pada link downloadnya kemuadian klik copy link Location.




6. Setelah di klik link copy location lalu kembali ke IDM. lalu HAPUS link yang ada pada menu address kemudian paste kan, lhat gambar berikut


7. Silahkan resume kembali file download nya, dan sangat dipastikan file tersebut bisa di resume dan tidak perlu mendownload ulang dari awal.

DHCP SERVER

Tahap pertama adalah proses instalasi dan konfigurasi DHCP server yang dilakukan
pada PC yang akan difungsikan sebagai server.
 

A. Proses instalasi DHCP Server
1. Login ke sistem Linux sebagai root.
2. Catatlah, berapa nomer IP address dan nama host dari PC yang anda
gunakan. Setelah itu, juga catat IP address dari komputer client (gunakan
perintah ifconfig dan hostname).
3. Pastikan bahwa komputer server yang anda gunakan sudah terhubung ke
komputer client (gunakan perintah ping).
4. Untuk menjalankan service DHCP diperlukan paket program yang
bernama dhcp*- xxx.rpm. Cek apakah program tersebut sudah terinstall
atau belum.
# rpm –qa | grep dhcp
Jika ada tampilan seperti berikut ini berarti di komputer anda program
DHCP server sudah terinstall.
# rpm -qa|grep dhcp
14
dhcp-devel-3.0pl1-23
dhcp-3.0pl1-23
Jika program sudah terinstall, langsung kerjakan langkah nomer 8.
5. Jika program DHCP belum ada, installah dengan cara sbb. Masukkan
CD Rom Redhat #2 dan ketiklah perintah berikut ini.
# mount /dev/cdrom /mnt/cdrom
# cd /mnt/cdrom
# ls –l
# cd RedHat
# ls –l
# cd RPMS
# ls –l dhcp*
# rpm –ivh dhcp*
6. Jika tidak ditemukan dhcp-xxxx.rpm (xxx = nomer versi) , tanyakan
pada instruktur dimana file dhcpd dan dhcp-devel diletakkan.
7. Instalasi program dhcp server.
# rpm –ivh dhcp*.rpm
8. Catatlah di direktori mana saja program dhcp diinstall.
# rpm –ql dhcp
a. Sebutkan apa saja file binary yang ada?
b. Apa nama file konfigurasi dhcp ?
c. Sebelum memulai praktikum, bacalah dengan seksama dokumendokumen
atau manual yang berkaitan dengan dhcp.
d. Untuk memahami fungsi dari dhcp, bacalah manual dari dhcp.
# man dhcpd
9. Konfigurasi DHCP Server.
Untuk membuat file konfigurasi DHCP server dapat kita gunakan file contoh
konfigurasi DHCP server yang telah disediakan.
[root@WSC204-01 cd2]# rpm -ql dhcp
/etc/rc.d/init.d/dhcpd
/etc/rc.d/init.d/dhcrelay
/etc/sysconfig/dhcpd
/etc/sysconfig/dhcrelay
/usr/bin/omshell
/usr/sbin/dhcpd
/usr/sbin/dhcrelay
/usr/share/doc/dhcp-3.0pl1
/usr/share/doc/dhcp-3.0pl1/CHANGES
/usr/share/doc/dhcp-3.0pl1/README
/usr/share/doc/dhcp-3.0pl1/RELNOTES
/usr/share/doc/dhcp-
3.0pl1/dhcpd.conf.sample
/usr/share/man/man1/omshell.1.gz
14
/usr/share/man/man5/dhcp-eval.5.gz
/usr/share/man/man5/dhcpd.conf.5.gz
/usr/share/man/man5/dhcpd.leases.5.gz
/usr/share/man/man8/dhcpd.8.gz
/usr/share/man/man8/dhcrelay.8.gz
/var/lib/dhcp
/var/lib/dhcp/dhcpd.leases
# cp /usr/share/doc/dhcp-
3.0pl1/dhcpd.conf.sample /etc/dhcpd.conf
Editlah file konfigurasi dhcpd.conf.
# vi /etc/dhcpd.conf
Buatlah file konfigurasi dengan isi sbb. :
ddns-update-style interim;
ignore client-updates;
subnet 10.252.105.0 netmask 255.255.255.0 {
#range IP yang digunakan
range 10.252.105.56 10.252.105.71
# default gateway
option routers 10.252.105.1;
#netmask
option subnet-mask 255.255.255.0;
#nama domain
option domain-name "eepis-its.edu";
#ip dns server
option domain-name-servers 202.154.187.2 ;
default-lease-time 21600;
max-lease-time 43200;
}
Jangan lupa untuk menyimpan file dhcpd.conf, kemudian jalankan ulang
service dhcp.
10. Mengaktifkan service DHCP server.
Untuk menjalankan DHCP server ketikkan perintah:
# service dhcpd start
Untuk mematikan dhcp server gunakan perintah :
# service dhcpd stop
Untuk me-restart dhcp service gunakan :
# service dhcpd restart
Untuk mengetahui status dari service dhcp gunakan :
# service dhcpd status
11. Menghapus rule firewall.
Redhat Linux versi 8 atau yang lebih baru, akan mengaktifkan firewall
secara default sehingga semua akses dari luar akan ditolak. Untuk
kepentingan percobaan ini, ada baiknya untuk sementar semua rule
firewall dihapus. Gunakan perintah :
# iptables –F
12. Jalankan perintah :
14
# tail /var/log/messages
Copy paste hasilnya. Apa yang dapat dilihat dari file
/var/log/messages ?
13. Konfigurasi DHCP client
Setting DHCP client pada Windows :
 Masuk sebagai admin. Tanyakan password admin pada
instruktur.
 Pilih 1. control panel, 2. Network & Dial-up Connection, 3.
Local Area Connection, 4. Properties, 5. Internet Protocol
(TCP/IP), 6. General
 Pada tab general pilih Obtain an IP address automatically dan
Obtain DNS server addresses.
 Pada Tab Alternate configuration, pilih Automatic private IP
address
 Lalu buka command prompt dan jalankan perintah ini :
C:\Documents and setting\admin>ipconfig /release
 Lanjutkan dg perintah berikut pada command prompt
C:\Documents and setting\admin>ipconfig /renew
 Capture hasil yang didapat
 Apakah IP, domain-name, IP DNS, gateway sesuai dg
konfigurasi dapat dhcpd.conf?
14. Jalankan perintah :
# tail /var/log/messages
Copy paste hasilnya. Apa yang dapat dilihat dari file
/var/log/messages ?
15. Reboot komputer anda, masuk ke Linux dan mulailah melakukan setting
setting DHCP client pada Linux :
Pilih : System, Administration, Network
Klik dua kali pada Devices, eth0
Pada tab General, pilih Automatically obtain IP address settings with:
dhcp. Pilih OK dan simpan perubahan setting jaringan.
16. Matikan ethernet card anda:
#ifdown eth0
17. Nyalakan kembali ethernet card anda:
#ifup eth0
18. Lihatlah IP yang dipakai dg perintah :
#ifconfig
Copy paste hasil output nomor IP
19. Untuk mengecek gateway, gunakan perintah :
# route -n
Copy paste hasil output
20. Cek DNS :
# vi /etc/resolv.conf
Copy paste hasil output
21. Anda telah melihat hasil settingan DHCP di linux client anda, apakah
sesuai dg settingan yang anda buat pada dhcpd.conf ?
14
22. Uji Coba DHCP Server
Untuk melihat kinerja DHCP server, perhatikan file berikut ini. Buka file
berikut di DHCP server
#vi /var/lib/dhcp/dhcp.leases
Copy paste hasil vi. Samakah dg IP yang dikirimkan ke client windows
dan linux
23. Uji coba DHCP client. Buka file berikut di DHCP server.
# vi /var/lib/dhclient/dhclient-eth0-leases
Copy paste hasilnya. Bandingkan hasilnya dg perintah langkah 18-20.
Samakah ? Mengapa ?
24. Akhir praktikum.
Perintah-perintah berikut ini ditujukan untuk mengembalikan konfigurasi
seperti semula. Jika anda benar-benar telah selesai melakukan
praktikum, ketikkan perintah-perintah berikut ini.
# service dhcpd stop
# rm /etc/dhcpd.conf
# rpm –e dhcp
Jangan lupa : kembalikan setting IP address seperti semula